3 Komplikasi Mengerikan Penyakit Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang diakibatkan oleh tingginya kadar gula darah, di atas 125 mg/dL saat puasa dan 200 mg/dL setelah makan. Apa yang menjadi penyebab kemunculan penyakit ini? Seseorang yang memiliki riwayat keturunan diabetes, memiliki resiko terserang dua kali lipat lebih besar. Gaya hidup buruk seperti sering begadang, konsumsi minuman bersoda, malas beraktivitas fisik, dsb juga menjadi pencetus masalah kesehatan ini. Diabetes tergolong penyakit yang tidak bisa dianggap sepele karena bisa menyebabkan komplikasi serius. Berikut ini 3 komplikasi mengerikan penyakit diabetes:

Arteri koroner

Kadar gula darah di atas normal bisa menyebabkan peningkatan kadar kolesterol darah. Akibatnya, terjadi penumpukan plak pada dinding arteri jantung atau disebut dengan arteri koroner. Kalau sudah begini, aliran darah yang membawa oksigen yang diperlukan jantung untuk bekerja jadi terhambat. Ketika jantung kekurangan pasokan oksigen & nutrisi, dampak buruknya adalah mengalami angina atau lebih dikenal dengan angin duduk, denyut jantung melemah, bahkan hingga menyebabkan kematian. Masalah kesehatan ini memang bisa ditangani dengan cara pemasangan stent atau ring jantung untuk melonggarkan arteri yang tersumbat tentunya dengan biaya yang tidak sedikit. Sayangnya, masih ada peluang arteri koroner terjadi lagi di masa mendatang meski sudah dilakukan tindakan demikian.

Gagal ginjal

Penyakit diabetes juga bisa menyebabkan komplikasi gagal ginjal. Bagaimana bisa? Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan kerusakan termasuk arteri ginjal. Kondisi ini mengakibatkan ginjal kekurangan bahkan kehilangan pasokan oksigen. Padahal kenyataannya, ginjal memerlukan pasokan oksigen untuk bekerja. Ketika ginjal tidak lagi berfungsi optimal, hemodialisa atau cuci darah mau tak mau mesti dilakukan untuk memperpanjang harapan hidup. Cuci darah sendiri juga memerlukan biaya yang mahal, sedangkan hemodialisa harus dilakukan secara berkesinambungan. Namun, tindakan ini juga bukan tanpa efek samping. Tekanan darah terlalu rendah atau justru terlalu tinggi, anemia, kram otot, dsb menjadi beberapa efek melakukan hemodialisa.

Gangguan penglihatan

Komplikasi lain yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes adalah gangguan penglihatan. Penderita diabetes umumnya mengalami penurunan penglihatan, katarak, glaukoma, retinopati, bahkan hingga kebutaan. Hal ini sebagai akibat dari kerusakan pembuluh darah di mata lantaran kenaikan kadar gula darah. Untuk kembali mempertajam penglihatan bisa dilakukan dengan melakukan lasik, mengatasi katarak bisa dengan operasi, menangani glaukoma dengan trabeculectomy sehingga aliran darah pada mata kembali lancar, dan menangani retinopati dengan focal laser treatment sehingga arteri di mata yang baru terbentuk bisa diperkecil. Perawatan tsb juga tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Itulah setidaknya 3 di antara banyak komplikasi mengerikan yang diakibatkan oleh penyakit diabetes. Oleh karena itu, hendaknya selalu berupaya untuk menstabilkan kadar gula darah untuk mencegah diabetes dan tentunya meningkatkan kualitas hidup. Bagaimana caranya? Menjaga porsi makan, melakukan olahraga teratur, menghindari begadang, menjauhi makanan siap saji, mengendalikan stres, dsb. Tak lupa untuk melakukan pemeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sampai 1 tahun sekali untuk mendeteksi dini penyakit yang diderita termasuk penyakit diabetes. Ketika suatu penyakit diketahui sedari dini, pengobatan akan segera dilakukan dan peluang sembuh semakin besar.