Mengenal Jenis-jenis Penyakit Autoimun

Pernah mendengar tentang penyakit autoimun? Penyakit autoimun adalah penyakit yang muncul akibat sistem imun yang seharusnya membentengi tubuh dari serangan infeksi virus dan bakteri tapi justru menyerang sel-sel yang sehat. Penyakit ini termasuk yang mesti diwaspadai karena bisa menyebabkan kematian bagi penderita terlebih jika tidak segera ditangani dengan baik. Mari mengenal lebih dekat berbagai jenis penyakit autoimun.

Lupus Eritematosus Sistemik

Lupus merupakan penyakit peradangan kronis yang bisa terjadi pada berbagai organ tubuh seperti halnya sel darah, paru-paru, jantung, otak, dsb sebagai akibat dari kekebalan tubuh yang balik menyerang tubuh sendiri. Gejalanya sendiri berupa ruam pada kulit yang berbentuk seperti sepasang sayap kupu-kupu, nyeri pada sendi, kehilangan berat badan, lelah yang ekstrem, dll. Jika merasakan hal demikian, hendaknya segera periksakan diri ke dokter agar segera mendapatkan penanganan jika memang positif terserang penyakit lupus. Tindakan yang dilakukan dokter untuk mengurangi gejala penyakit autoimun yang satu ini yakni pemberian obat antiinflamasi nonsteroid, kortikosteroid, imunosupresan, dsb.

Psoriasis

Psoriasis juga penyakit inflamasi kronis akibat sistem imun yang berbalik menyerang tubuh, tapi bedanya hanya terjadi pada kulit. Bagaimana mengetahui seseorang terserang psoriasis? Bisa dilihat dari adanya bercak merah & bintil-bintil pada kulit, kulit kering & pecah-pecah bahkan sampai berdarah, kulit gatal & menebal, dan lain sebagainya. Langkah apa yang dapat dilakukan jika terserang psoriasis? Bisa dengan obat oles, suntikan, fototerapi, atau lainnya. Namun, yang mesti dipahami bahwa pengobatan tsb tidak dapat menyembuhkan psoriasis total tetapi hanya bertujuan untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan.

Multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit yang juga disebabkan oleh sistem imunitas tubuh yang justru menyerang sel-sel saraf pusat pada otak dan sumsum tulang belakang. Jika bicara soal gejalanya, penyakit ini memiliki gejala yang sangat beragam sehingga terkadang penderitanya tidak sadar tengah terserang penyakit autoimun ini. Namun, secara umum gejala penyakit ini seperti mengalami gangguan penglihatan, masalah keseimbangan, kelelahan kronis, kesemutan & mati rasa, penurunan fungsi kandung kemih, dsb. Pengobatan multiple sclerosis yaitu dengan fisioterapi, obat antikejang, obat kortikosteroid, terapi modulasi imun, dsb. Pengobatan ini juga hanya mengendalikan gejala atau memperlambat perkembangan penyakit, tidak dapat menyembuhkan multiple sclerosis total.

Diabetes

Perlu diketahui bahwa diabetes juga tergolong penyakit autoimun di mana sistem imun tubuh menyerang sel-sel insulin sehingga tubuh tidak dapat mengontrol kadar glukosa dalam darah. Akibatnya terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh seperti mata, ginjal, termasuk jantung. Adapun gejala yang akan dirasakan penderita antara lain selalu merasa haus, sering buang air kecil, penglihatan kabur, berat badan turun drastis, luka yang tak kunjung sembuh, dan lain sebagainya. Pengobatan diabetes yakni dengan terapi insulin diimbangi dengan olahraga dan diet yang sehat.

Itulah beberapa jenis penyakit autoimun yang umum menyerang. Jika memang merasakan gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, baiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Tujuannya agar bisa segera mendapatkan penanganan dari dokter jika memang positif terserang salah satu penyakit autoimun yang mematikan. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan teman-teman sekalian.